Di era digital saat ini, cabling network atau network cabling jadi sesuatu yang semestinya wajar. Pasalnya, hal ini sangat berkaitan dengan proses penyambungan dan transfer data beserta informasi antar perangkat dalam sebuah jaringan. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak rangkumannya di bawah ini terlebih dahulu.

Apa Itu Network Cabling?

Secara garis besar, network cabling adalah proses penggunaan kabel jaringan untuk menghubungkan dan mentransfer informasi serta data antara komputer, router, switch, dan jaringan area penyimpanan. Seluruh data yang saling dikirim dan dipertukarkan mengalir melalui kabel-kabel jaringan tersebut. Artinya, kabel menjadi media transmisi atau pengiriman data.

Dalam network cabling, Anda bisa temukan 4 jenis utama kabel jaringan. Anda perlu menentukan dan menggunakan jenis yang tepat untuk memastikan bahwa data dapat dipertukarkan antar perangkat sebagaimana mestinya. Dan jenis kabel yang tepat biasanya ditentukan oleh struktur dan topologi dari keseluruhan arsitektur sistem.

Keempat jenis kabel jaringan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Kabel coaxial.

Karena pemasangannya yang rumit, jenis kabel jaringan yang satu ini jadi jarang digunakan. Pada kabel ini, Anda bisa temukan lapisan plastik yang menginsulasi konduktor di tengah serta logam yang saling berlilitan.

2. Kabel shielded twisted pair (STP).

Kabel STP merupakan jenis kabel jaringan yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan pemasangan bisnis. Penggunaannya sangat cocok untuk area yang berisiko dalam hal arus listrik maupun berpotensi interferensi. Anda juga bisa menggunakan jenis kabel yang satu ini untuk menambah panjang jarak antar kabel.

3. Kabel serat optik (fiber optic).

Dalam kabel serat optik, ada beberapa lapisan material pelindung yang mengelilingi inti kaca di tengah. Jenis kabel yang satu ini tidak mentransmisikan sinyal elektronik karena mengirimkan cahaya, sehingga mengeliminasi potensi masalah penyumbatan listrik. Karena itu kabel serat optik cocok untuk area dengan interferensi listrik dan bisa digunakan pula untuk menghubungkan jaringan antar bangunan.

4. Kabel unshielded twisted pair.

Yang terakhir adalah kabel unshielded twisted pair, yang paling umum digunakan untuk jaringan komputer maupun jaringan telepon konvensional. Di dalam kabel ini tidak terdapat pelindung internal, sehingga beda dari ketiga jenis kabel jaringan lainnya. Hanya saja, kabel ini memiliki lapisan insulasi di bagian luar agar kabel terhindar dari risiko kerusakan fisik. Penggunaannya sendiri cocok untuk kelompok karena performa dan fleksibilitasnya yang baik.Nah, itu tadi rangkuman penjelasan mengenai cabling network, yang meliputi definisi serta jenis-jenis kabel jaringan yang digunakan. Bagaimana, apakah Anda sudah mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai network cabling? Dan apakah Anda sudah bisa menentukan sendiri apa jenis kabel jaringan yang tepat sesuai dengan kebutuhan atau penggunaannya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*