Ketika Anda akan membeli uninterruptible power supply (UPS), rasanya wajar jika harga UPS jadi faktor yang menentukan keputusan Anda. Akan tetapi, perlu Anda catat bahwa harga bukanlah satu-satunya faktor yang ada.

Kalau begitu, apa saja ya yang perlu Anda jadikan bahan pertimbangan ketika Anda membeli unit UPS, baik itu untuk penggunaan pribadi maupun kantor? Simak tips dan penjelasannya berikut ini dulu, ya!

Tentukan Jumlah Outlet Sesuai Kebutuhan

UPS hanya mempunyai beberapa outlet listrik. Karena itu, Anda perlu hitung jumlah perangkat yang ada, terutama jumlah perangkat yang memang perlu dilindungi dengan UPS. Meskipun saat ini sudah ada banyak UPS yang dilengkapi dengan 8 outlet, Anda tetap perlu cek dulu berapa jumlah sebenarnya outlet yang di-support baterai. Soalnya, beberapa UPS biasanya hanya menawarkan tenaga baterai hanya untuk 4-6 outlet.

Berapa Besar Kebutuhan Daya Anda

Apabila Anda sudah menentukan berapa jumlah outlet yang sesuai pada UPS, pertimbangan berikutnya adalah besar daya yang dibutuhkan perangkat Anda. Apabila perangkat membutuhkan daya yang besarnya lebih dari jumlah daya yang UPS hasilkan, perangkat Anda justru akan mati, bahkan jika daya baterai penuh sekalipun.

Untuk mengetahui berapa besar kebutuhan daya perangkat Anda, gunakan watt meter sebagai alat pengukurnya. Gunakan alat ini pada seluruh perangkat yang akan ditenagai dengan UPS, misalnya komputer.

Daya Tahan Baterai yang Dibutuhkan

Anda juga perlu mempertimbangkan berapa lama perangkat harus menyala bahkan setelah listrik padam. Ada yang membeli UPS sebatas untuk memberi waktu agar tetap bisa mematikan perangkat dengan normal, sehingga daya tahan baterai yang dibutuhkan cukup untuk beberapa menit saja. Dan ada juga yang membeli UPS agar tetap bisa melanjutkan penggunaan perangkat selama sejam setelah listrik padam.

Untuk membantu Anda menghitung daya tahan baterai, tambahkan seluruh watt yang Anda butuhkan lalu cek rujukan grafik beban atau runtime UPS. Informasi tersebut biasanya bisa Anda temukan pada kotak kemasan UPS atau deskripsi produk jika Anda membeli unit secara online.

Fitur yang Anda Butuhkan

Tak sedikit orang mengira kalau UPS hanya dibekali dengan fitur yang sederhana: baterai untuk memberi tenaga pada perangkat saat listrik padam. Akan tetapi, Anda bisa temukan beragam variasi fitur begitu Anda melihat lebih banyak pilihan. Misalnya notifikasi baterai saat dilepas, konektivitas USB untuk memantau kondisi UPS dari perangkat Anda (biasanya untuk komputer), LED indikator sisa daya baterai, baterai hot-swap, hingga runtime yang dikalkulasikan dalam hitungan menit.

Agar unit UPS pilihan Anda nantinya bisa berfungsi secara optimal sesuai kebutuhan, cek dan bandingkan beragam fitur yang ada terlebih dahulu. Kemudian, sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Biasanya, makin canggih dan banyak fiturnya, makin tinggi pula harga UPS.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*