Rack Server Berantakan? Mungkin Cara Menatanya Masih Salah
Rack server seharusnya membantu perangkat IT tersusun lebih rapi, aman, dan mudah dikelola. Namun, penggunaan rack server yang tidak disertai penataan yang tepat justru dapat membuat kabel berantakan, airflow terganggu, hingga proses maintenance menjadi lebih sulit.
Jika kondisi rack server di kantor mulai terlihat penuh dan tidak teratur, masalahnya belum tentu karena ukuran rack yang terlalu kecil. Bisa jadi cara menata perangkat dan kabel di dalamnya yang perlu diperbaiki.
1. Terlalu Banyak Kabel yang Tidak Tertata
Salah satu penyebab rack server terlihat berantakan adalah cable management yang kurang baik. Kabel power, LAN, fiber optic, dan kabel perangkat lainnya dapat saling bertumpuk jika tidak ditata sejak awal.
Gunakan cable management yang sesuai dan kelompokkan kabel berdasarkan perangkat atau fungsinya. Selain membuat rack server lebih rapi, cara ini juga memudahkan teknisi ketika melakukan pengecekan atau penggantian kabel. Panduan lengkap memilih cable management yang tepat bisa dibaca di Cable Management Rack Server: Jenis, Fungsi dan Cara Memilih yang Tepat.
2. Perangkat Dipasang Tanpa Perencanaan
Perangkat seperti server, switch, patch panel, dan perangkat networking sebaiknya tidak dipasang secara asal.
Sebelum memasang perangkat, perhatikan ukuran U, kedalaman perangkat, posisi kabel, serta ruang yang masih tersedia. Perencanaan sejak awal membantu penggunaan ruang rack server menjadi lebih optimal dan mengurangi risiko harus memindahkan perangkat di kemudian hari.
3. Mengabaikan Airflow
Penataan rack server tidak hanya berkaitan dengan kerapian. Sirkulasi udara juga perlu diperhatikan.
Perangkat yang menghasilkan panas membutuhkan airflow yang baik agar suhu tetap terkendali. Jika bagian depan, belakang, atau jalur ventilasi tertutup kabel dan perangkat yang tidak tertata, pembuangan panas dapat menjadi kurang optimal.
Karena itu, sisakan ruang yang diperlukan dan pastikan jalur airflow tidak terhalang.
4. Rack Server Terlalu Penuh
Rack server yang terlalu penuh dapat menyulitkan proses maintenance dan membuat penambahan perangkat baru menjadi lebih sulit.
Idealnya, kapasitas rack server sudah diperhitungkan berdasarkan kebutuhan saat ini sekaligus kemungkinan penambahan perangkat di masa depan.
Jangan hanya menghitung jumlah perangkat yang akan dipasang. Pertimbangkan juga kebutuhan ruang untuk kabel, airflow, dan pengembangan sistem.
5. Tidak Memberikan Label pada Kabel dan Perangkat
Ketika jumlah perangkat dan kabel semakin banyak, teknisi akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan koneksi tertentu jika tidak ada identifikasi yang jelas.
Berikan label pada kabel, patch panel, switch, maupun perangkat penting lainnya. Dengan begitu, proses troubleshooting dan maintenance dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Cara Menata Rack Server agar Lebih Rapi
Agar rack server tetap mudah dikelola, beberapa langkah berikut dapat diterapkan: tentukan posisi perangkat sebelum proses pemasangan, kelompokkan kabel berdasarkan fungsi atau perangkat, gunakan cable management untuk menjaga jalur kabel tetap rapi, perhatikan airflow dari perangkat, sisakan ruang untuk kebutuhan ekspansi, berikan label pada kabel dan perangkat, dan periksa kembali kondisi rack secara berkala.
Penataan yang baik sejak awal akan membuat pengelolaan infrastruktur IT menjadi lebih mudah dan mengurangi pekerjaan tambahan ketika jumlah perangkat bertambah.
Pilih Rack Server Sesuai Kebutuhan Infrastruktur
Rack server bukan sekadar tempat untuk meletakkan perangkat IT. Ukuran, kapasitas, kedalaman, airflow, hingga sistem cable management perlu disesuaikan dengan kebutuhan infrastruktur.
Jika rack server mulai terasa penuh atau sulit ditata, mungkin sudah waktunya mengevaluasi kembali kebutuhan kapasitas dan konfigurasi rack yang digunakan.
Dengan pemilihan rack server yang tepat dan penataan yang terencana, perangkat dapat tersusun lebih rapi, proses maintenance menjadi lebih mudah, dan ruang rack dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Haganerack menyediakan berbagai pilihan rack untuk kebutuhan perangkat jaringan dan infrastruktur IT. Anda juga dapat menggunakan Simulation Configurator Haganerack untuk membantu memperkirakan konfigurasi dan kebutuhan rack sebelum menentukan pilihan.
