HRA-DTF2 vs HRA-DTF4: Rack Server Anda Butuh Berapa Digital Temperature Fan?
Jam tujuh pagi, teknisi IT sebuah kantor di Bandung mendapati satu server di dalam rack 12U mati sendiri semalam. Ruangan ber-AC, suhu di termostat dinding menunjukkan 24 derajat normal. Tapi begitu pintu rack dibuka, udara di dalamnya terasa jelas lebih panas dari ruangan. Masalahnya bukan AC ruangan – udara panas dari perangkat hanya berputar di dalam rack karena tidak ada yang mendorongnya keluar.
Kenapa AC Ruangan Saja Tidak Cukup
AC ruangan menjaga suhu udara di sekitar rack. Tapi di dalam rack yang tertutup, panas dari switch, server, dan PDU terperangkap di celah sempit antar perangkat. Tanpa dorongan udara aktif, panas ini menumpuk di titik tertinggi rack – persis di atas perangkat yang paling sensitif terhadap suhu. Inilah kenapa rack server HaganeRack menyediakan unit Digital Temperature Fan: fan module dengan sensor suhu bawaan yang otomatis menyala begitu suhu di dalam rack melewati ambang batas, dan berhenti begitu suhu kembali normal – tidak perlu dinyalakan manual, tidak boros listrik saat tidak dibutuhkan.
HRA-DTF2 vs HRA-DTF4: Apa Bedanya
Keduanya sama-sama unit 1U dengan kontrol suhu digital otomatis, kompatibel dengan rack standar 19 inch. Perbedaan utamanya ada pada jumlah fan dan kedalaman unit:
| Spesifikasi | HRA-DTF2 | HRA-DTF4 |
|---|---|---|
| Jumlah fan | 2 fan | 4 fan |
| Tinggi unit | 1U | 1U |
| Kedalaman | 190mm | 350mm |
| Lebar | 482,6mm | 482,6mm |
| Kontrol suhu | Digital otomatis | Digital otomatis |
Dua fan cukup untuk mendorong udara panas keluar dari rack berisi perangkat jaringan ringan – switch, router, sedikit server akses. Empat fan dirancang untuk rack yang terisi padat dengan server bersuhu tinggi, di mana volume udara panas yang harus dibuang jauh lebih besar dalam waktu yang sama.
Cara Menentukan Rack Anda Butuh yang Mana
Sebelum memilih, cek tiga hal ini pada rack Anda:
- Tingkat keterisian rack. Rack yang terisi di bawah separuh (misalnya 8U dari 18U) dengan beban ringan biasanya cukup dengan HRA-DTF2. Rack yang terisi penuh atau mendekati penuh, apalagi dengan beberapa server aktif 24 jam, lebih aman dengan HRA-DTF4.
- Jenis perangkat di dalamnya. Switch dan router umumnya menghasilkan panas jauh lebih rendah dibanding server fisik dengan banyak drive dan prosesor yang bekerja terus-menerus.
- Kondisi ventilasi ruangan server. Ruang server kecil tanpa sirkulasi udara tambahan (bukan ruang data center dengan cold aisle containment) butuh fan rack yang lebih kuat karena tidak ada bantuan dari sistem pendingin ruangan yang terarah.
Untuk data center skala menengah ke atas dengan kepadatan server tinggi, kombinasi Digital Temperature Fan dengan Cold Aisle Containment memberikan hasil jauh lebih stabil – fan membuang panas dari dalam rack, containment mencegah udara panas itu bercampur kembali dengan udara dingin yang sudah didinginkan AC.
Kesimpulan
Overheat yang menyebabkan server mati mendadak jarang berasal dari AC ruangan yang rusak – lebih sering berasal dari udara panas yang terperangkap di dalam rack itu sendiri. Pilih HRA-DTF2 untuk rack dengan beban ringan hingga sedang, atau HRA-DTF4 untuk rack berisi penuh dengan server yang bekerja non-stop. Baca juga: Kenapa Rack Server Anda Butuh Digital Temperature 4 Fan Sebelum Server Nge-drop.
