Cara Menyiapkan Rack Server untuk Penambahan Perangkat di Masa Depan
Dalam membangun infrastruktur IT, kebutuhan perangkat sering kali tidak berhenti pada kondisi saat ini. Seiring bertambahnya pengguna, sistem, maupun kebutuhan jaringan, perusahaan dapat menambahkan server, switch, patch panel, perangkat penyimpanan, UPS, dan perangkat jaringan lainnya.
Karena itu, memilih rack server hanya berdasarkan kebutuhan saat ini dapat membuat kapasitas rack cepat penuh. Ketika tidak tersedia ruang yang cukup, penambahan perangkat baru dapat menjadi lebih sulit dan membuat penataan kabel serta maintenance menjadi kurang praktis.
Salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan menyiapkan rack server dengan kapasitas yang masih memiliki ruang cadangan.
1. Hitung Kebutuhan Perangkat Saat Ini
Langkah pertama adalah mengetahui perangkat apa saja yang akan dipasang ke dalam rack.
Beberapa perangkat yang umum digunakan antara lain:
- Server
- Network switch
- Patch panel
- Router
- Firewall
- Storage
- PDU
- Perangkat monitoring
- Perangkat jaringan lainnya
Perhatikan ukuran perangkat dalam satuan Rack Unit (U). Dengan mengetahui kebutuhan U masing-masing perangkat, Anda dapat memperkirakan berapa banyak ruang rack yang diperlukan.
Jangan hanya menghitung berdasarkan perangkat yang akan dipasang hari ini. Pertimbangkan juga kemungkinan adanya penambahan perangkat di kemudian hari.
2. Sisakan Ruang untuk Perangkat Baru
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan hampir seluruh kapasitas rack sejak awal.
Misalnya, seluruh perangkat yang akan dipasang saat ini membutuhkan sekitar 30U. Jika langsung menggunakan rack dengan kapasitas yang sangat terbatas, ruang untuk ekspansi akan cepat habis.
Dengan menyediakan ruang kosong, penambahan perangkat dapat dilakukan tanpa harus mengganti rack atau melakukan penataan ulang secara besar-besaran.
Ruang kosong tersebut juga dapat membantu teknisi ketika melakukan maintenance dan penataan perangkat.
3. Pertimbangkan Ukuran Rack untuk Jangka Panjang
Pemilihan kapasitas rack sebaiknya tidak hanya berdasarkan jumlah perangkat saat ini.
Jika perusahaan memiliki rencana untuk menambah server atau perangkat jaringan dalam beberapa tahun ke depan, kapasitas rack yang lebih besar dapat dipertimbangkan.
Untuk kebutuhan infrastruktur yang memiliki banyak perangkat dan kemungkinan ekspansi, standing close rack 42U dapat menjadi salah satu pilihan.
Sebagai contoh, Haganerack memiliki HR4212G, standing close rack 19 inch dengan kapasitas 42U, lebar 600 mm dan kedalaman 1.200 mm. Produk ini dilengkapi fixed shelf, cable ring, PDU 12 outlet, 4 fan, caster, adjustable feet, serta brush panel untuk jalur kabel.
4. Perhatikan Kedalaman Rack
Selain tinggi rack dalam satuan U, kedalaman rack juga perlu diperhatikan.
Perangkat server tertentu memiliki dimensi yang cukup dalam. Jika kedalaman rack terlalu pendek, perangkat mungkin tidak dapat dipasang dengan nyaman atau ruang untuk pengelolaan kabel menjadi terbatas.
Karena itu, sebelum membeli rack, periksa terlebih dahulu:
- Panjang perangkat
- Posisi mounting rail
- Ruang kabel di bagian belakang
- Jalur power
- Kebutuhan airflow
Sebagai alternatif, Haganerack HR429G memiliki kapasitas 42U dengan kedalaman 900 mm, sehingga dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan perangkat yang tidak memerlukan kedalaman 1.200 mm. Produk ini juga dilengkapi PDU 12 outlet, 4 fan, fixed shelf, cable ring, caster, adjustable feet, dan brush panel.
5. Siapkan Sistem Cable Management
Penambahan perangkat berarti kemungkinan bertambahnya jumlah kabel.
Jika cable management tidak direncanakan sejak awal, rack dapat menjadi semakin sulit ditangani ketika perangkat bertambah.
Gunakan jalur kabel yang teratur dan manfaatkan akses kabel pada rack. Dengan demikian, ketika ada perangkat baru, teknisi dapat menambahkan kabel tanpa mengganggu koneksi perangkat lainnya.
Beberapa rack Haganerack sudah dilengkapi cable ring dan brush panel untuk entry kabel, sehingga dapat membantu pengelolaan jalur kabel di dalam rack.
6. Perhatikan Kebutuhan Sirkulasi Udara
Semakin banyak perangkat yang dipasang, semakin penting pula memperhatikan airflow.
Jangan hanya memikirkan apakah perangkat dapat masuk ke dalam rack. Pastikan juga terdapat sistem ventilasi yang mendukung kebutuhan perangkat.
Haganerack HR4212P merupakan standing close rack 42U dengan pintu perforated dan dilengkapi 4 fan modular, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan untuk kebutuhan infrastruktur yang membutuhkan perhatian lebih terhadap sirkulasi udara.
7. Jangan Lupakan Kebutuhan Power
Penambahan perangkat juga berarti kebutuhan power dapat meningkat.
Karena itu, sejak awal sebaiknya perhatikan:
- Jumlah outlet
- Posisi PDU
- Kebutuhan daya perangkat
- Jalur kabel power
- Kemungkinan penambahan perangkat
Beberapa model close rack Haganerack sudah dilengkapi PDU 12 outlet dengan switch on/off, sehingga kebutuhan distribusi power dapat dipertimbangkan sejak awal.
8. Pilih Rack Berdasarkan Rencana Pertumbuhan
Tidak semua kebutuhan membutuhkan rack berukuran besar.
Jika perangkat yang digunakan relatif sedikit dan kebutuhan ekspansi terbatas, wallmount rack dapat menjadi pilihan.
Contohnya, Haganerack HR645SDG merupakan wallmount premium 19 inch berkapasitas 6U, kedalaman 450 mm, dengan tempered glass door. Produk ini dilengkapi PDU 7 outlet, fan, support angle, dan brush panel untuk entry kabel.
Sementara itu, HR650SDG memiliki kapasitas 6U dengan kedalaman 500 mm dan dilengkapi fan cabinet, PDU 7 outlet, serta brush panel.
Dengan demikian, pemilihan rack sebaiknya disesuaikan dengan jumlah perangkat, ukuran perangkat, kebutuhan ekspansi, dan kondisi ruangan.
9. Buat Perencanaan Sebelum Perangkat Bertambah
Sebelum membeli rack, buat daftar perangkat yang akan digunakan sekarang dan perangkat yang kemungkinan ditambahkan di masa depan.
Contohnya:
Kondisi saat ini:
- Server
- Switch
- Patch panel
- Router
Rencana pengembangan:
- Server tambahan
- Storage
- Switch tambahan
- Perangkat keamanan jaringan
Dari daftar tersebut, hitung kebutuhan U dan perhatikan juga kedalaman serta kebutuhan power masing-masing perangkat.
Dengan perencanaan seperti ini, pemilihan rack menjadi lebih terarah.
10. Manfaatkan Ruang Rack Secara Efisien
Rack server bukan sekadar tempat meletakkan perangkat. Rack juga menjadi bagian dari sistem pengelolaan infrastruktur IT.
Penataan yang baik dapat membantu:
- Memudahkan maintenance
- Memudahkan penambahan perangkat
- Mengurangi kabel yang tidak tertata
- Mempermudah identifikasi perangkat
- Menjaga sirkulasi udara
- Membantu pengelolaan power
Karena itu, menyediakan ruang untuk kebutuhan masa depan dapat menjadi bagian penting dalam perencanaan infrastruktur.
Rekomendasi Produk Haganerack
Untuk artikel ini, produk utama yang ditonjolkan adalah standing close rack 42U, karena paling sesuai dengan konsep persiapan ekspansi perangkat.
1. Haganerack HR4212G — Standing Close Rack 42U
Cocok untuk: Infrastruktur IT dengan banyak perangkat dan kebutuhan ekspansi jangka panjang.
Spesifikasi utama:
- Kapasitas: 42U
- Width: 600 mm
- Depth: 1.200 mm
- Tempered glass front door
- 4 fan
- PDU 12 outlet
- Fixed shelf
- Cable ring
- Brush panel
- Caster & adjustable feet
2. Haganerack HR429G — Standing Close Rack 42U
Cocok untuk: Kebutuhan 42U dengan kedalaman 900 mm.
- 42U
- Width 600 mm
- Depth 900 mm
- Tempered glass door
- 4 fan
- PDU 12 outlet
- Fixed shelf
- Cable ring
- Brush panel
3. Haganerack HR4212P — Standing Close Rack 42U Perforated
Cocok untuk: Infrastruktur dengan perhatian lebih pada ventilasi dan airflow.
Model ini memiliki pintu perforated, kapasitas 42U, kedalaman 1.200 mm, serta 4 fan modular.
4. Haganerack HR645SDG — Wallmount Premium 6U
Untuk kebutuhan perangkat yang lebih sedikit dan ruang terbatas, bisa diarahkan ke wallmount rack. HR645SDG memiliki kapasitas 6U dan kedalaman 450 mm.
